Dear All,
Oh happy holiday!!
karena my babon sudah terus berteriak agar saya menghabiskan jatah liburan saya yang sudah menumpuk dari bulan2 kemaren, maka di liburan kali ini sayapun mengambil 1 hari extra libur yaitu tgl 23 dan tgl 24nya itu adalah jatah libur mingguan saya.
dan saya pergi ke macau!!! yes, lagi2 macau, lagi2 macau. entah sudah berapa kali pergi ke macau. kayanya udah 5x deh. tapi kali ini saya pergi sendiri.
pergi dengan ferry jam 0630 dan ngorok abiez selama perjalanan karena malam sebelumnya juga ga bisa dibilang tidur, nonton Twilight-Breaking Dwan I di jam 0040, dan setelahnya aku packing. YES, aye lom packing karena sok santai libur cuma semalam. wong yang perjalanan dinas seminggu aja aye dah cuek packing di menit2 terakhir kok. cieeeeeh, sombongnya. hahaha.
anyway, jam 0400-an gitu berdiri manies di stasiun bus cari yang jalan overnight. pagi tu udara duingin buanget dah (kayanya ada kali 10 derajat)! angin juga kenceng! jadi merapatkan jaket buanget. udah gitu ditunggu tunggu bus nya kok gak nongol2?? (sedikit panik), begitunya nongol dan ditanya apakah ini bener busnya (udah cek di internet sih, tapi meyakinkan gitu), lah kok semua ngomong BUKAN!! (oh my!! langsung panik tingkat tinggi) berpikir alternatif akomodasi karena khawatir ketinggalan ferry.
sebenarnya bisa sih naik MTR, tapi masalahnya MTR baru jalan jam 0610 dan kalau dihitung dengan waktu perjalanan menuju stasiun Sheung Wan (tempat ferry piernya) selama 17 menit (ini sesuai informasi dari www.mtr.com.hk) maka sampe di sana jam 0627. oh sangat TIDAK MUNGKIN bisa sampai dari stasiun MTR ke ferry pier dalam waktu TIGA MENIT, apalagi masih harus periksa tiket, antri imigrasi, trus jalan lagi untuk minta nomor kursi. sangat sangat TIDAK MUNGKIN!!!
alternatif yg diambil akhirnya adalah naik taksi! yes, walopun udah tau akan mahal tapi inilah alternatif paling bagus dan aman. dengan berbohong dan berkata naik ferry jam 0600 maka pak taksipun ngebut ngalah2in angin, WUSH!! dan kita sampe di ferry pier gak sampe 20 menit!!!! hebaaaat. habis ongkos 100HK$, udah plus ongkos buka bagasi (yes, disini kalau kamu bawa koper sampe supirnya harus buka bagasi maka akan dikenai extra charge), jalan tol, dan tips serelanya :p bayar segini ini diluar dugaan saya loh. karena perkiraan saya akan habis sekitar 200$. hehe
karena masih (lumayan) banyak waktu, sempet ngopi dan makan di mcd (satu2nya yg buka karena yang lain buka jam 0900an. setelah itu berangkatlah ke macau. a little bit bumpy karena angin yg kencang. untung aku dah negak antimo, so aman mandraguna deh. hehe.
sampe di macau udara hari itu sekitar 16 derajat
karena naik ferry COTAI, so turunnya di Taipa Ferry Terminal, mampir sebentar di Bandar Udara International Macau. dari dermaga ke airport harus pakai taxi karena walaupun bersebelahan (dari dermaga di depan mata udah nangkring pesawat) tapi pintu masuk airportnya itu sebenarnya jauh, dan pesawat yang kelihatan di depan mata dari dermaga itu adalah bagian paling ujung dari bandara :p setelah agak lama berada di macau saya baru menemukan kalau pergi ke airport tuh bisa gratisan!!! yup, enaknya jadi turis di macau adalah, u can get any transportation to almost everywhere for free (asal tau aja tempat gratisannya. hehe).
di airport saya menemukan ….. Gloria Jean’s Coffe yang udah bikin saya penasaran banget selama ini. tentu gak saya sia2kan deh untuk mencobanya. hehe.
saya minum Mochacinno (maaf kalau salah eja) dan ternyata rasanya…..i prefer Pacific Company
its oke lah, setidaknya saya dah rasa. gak penasaran lagi dan sekarang i can move on with my life (bwahahaha).
dari airport saya balik lagi ke dermaga pake taxi (karena belom tau masalah bus gratisan) dan karena bahasa saya yang terbatas, sempat saya hampir dibawa sama supirnya ke MACAU ferry pier, bukannya TAIPA, tempat saya merapat barusan. waduh!! untung saya cepat tanggap, karena kalau sampai saya dibawa ke macau ferry terminal, gak kebayang berapa RATUS dollar yg musti keluar karena macau ferry terminal itu kan letaknya di PULAU yang berbeda! udah pasti juauh dan lewat tol pula. bisa2 monyong aku. la wong liburan modal cekak kok. akhir bulan geneh. hehe
tapi tetep aja bayar taksi agak mahal karena supir musti muter balik. kalau tadi berangkat cuma habis 20$an, sekarang habis hampir 40$ :_(
dari Taipa ferry terminal saya cari bus gratisan (shuttle bus). shuttle bus biasanya disediakan oleh hotel2 biar para turis mampir (syukur2 spend money) di tempat dia. jadi bus ini ya ga bisa sembarangan brenti di pinggir jalan. stop pointnya harus dari ujung ke ujung, walaupun ada bbrp bus hotel yg saya tau menyediakan stop bus di tengah jalan (punyanya City Of Dream, tapi saya lupa bus stop dia lokasinya di jalan apa tepatnya).
hari itu saya pilih naik bus gratis milik Venetian. gak tau kenapa saya merasa lebih suka aja sama Venetian. jadi setiap ke macau kalau saya mau naik bus gratis pasti pilih punya Venetian. sampai di Venetian saya ganti bus ke Macau Ferry Terminal. ini adalah dermaga pusat. jadi lebih besar, lebih banyak ‘isi’nya termasuk badan informasi turis juga ada. so saya sengaja pilih2 peta gratisan utk jadwal melancong saya.
ket foto: karena pergi sendiri jadi bawa tripod sebagai kawan dan jangan heran karena akan sering menemukan foto dengan gaya sejenis (belum siap udah jepret. xixi)
dari Macau Ferry Terminal saya jalan sedikit nyebrang untuk berfoto sebentar di Macau Grand Prix Arena. tempat adu balap F3 yang diadakan tahunan di Macau. tapi karena sekarang bukan musim balapan, so track inipun dijadikan lahan parkir
dari sini saya balik lagi ke terminal ferry dan mengambil bus gratis milik MGM. rencana saya adalah pergi ke patung dewi Kwan Im (eng: Kun Lam), dan hotel MGM adalah yg terdekat dari landmark ini.
turun di MGM, foto sebentar sama singa MGM yang suangat guede itu lalu saya jalan sedikit menuju lokasi patung Kwan Im. tapi oh tapi, betapa sedihnya saya menemukan kalo patung yang menjorok ke laut ini lagi di renov
beberapa kali saya pergi ke Macau, belum satupun saya sempat pergi ke patung ini. dan kali ini niat inipun belum juga kesampaian, apalagi saya juga gak bisa mendekat karena jalan akses menuju patung ini juga ditutup. ya sudah saya gak patah semangat utk lanjut jalan ke lokasi menarik lainnya. sambil lihat peta, saya incer2 kawasan terdekat. yaitu Macau Science Center.
juga mampir ke Macau Cultural Centre.
dari Macau Cultural Centre saya kembali mengincar hotel terdekat. ya lagi2 untuk menumpang bus gratisnya lah. saya lihat ada Sands.
sekalian lunch, i had KFC, karena malas mau makan gambling di resto. tapi oh tapi, betapa menyesalnya saya makan di kfc. uhm, sebenarnya yg disesalkan bukanlah makannya, melainkan minumnya. karena saya minum coca cola dan saat soda menyentuh perut sakitpun langsung menyerbu. ugh, apakah sudah saya bocorkan kalau saat itu saya tengah datang bulan?? :p
selama bbrp saat saya menderita banget. minum Tolak Angin, lulur minyak kayu putih, trus mencoba duduk agak lama di WC, tapi tidak mereda juga. tidak ada pilihan lain, saya harus terus jalan. sambil mengelus-elus perut dengan sayang, saya mencoba mengalihkan pikiran ke lain hal agar tidak terlalu terganggu dengan keadaan. dari Sands balik ke Macau Ferry Terminal, lalu saya pergi menuju Largo Do Pagode Da Barra pake bus biasa (bayar $3,20 aja kok), disini ada A-Ma Temple yang jadi 1 lokasi dengan Macau Maritime Museum. harga masuk cukup $10 saja. isi gak terlalu besar dan menarik sih. tapi karena saya suka musium jadi ya cukup menyenangkan ^_^
dari musium maritim saya jalan kaki menuju Macau Tower. menurut info dari penjaga musium gak ada bus yang langsung menuju ke sana. karena di depan musium adalah terminal akhir bus. jadi kalaupun saya mau naik bus ke Macau Tower, saya akan dibawa oleh bus mengelilingi rute bus dia sampai pemberhentian terakhir sebelum bus masuk kembali ke kandang. jadi mending jalan (katanya) +/- 15 menit. oke deh saya sanggupi jalan. karena mumpung masih punya kaki dan hawa juga bagus untuk jalan. gak keringatan
dan saya sangat bersyukur udah memilih rajin untuk jalan kaki. karena di tengah jalan saya banyak dapat makanan mata, telinga dan berasa amat bahagia deh kalau saja mampu tinggal disitu (duuuuh mimpi aja deh) hehe.
aku lewat jalan Avenida da republica yang sangat temaram dan sejuk. rumah disini menghadap sungai Sai Van (Sai Van Lakes), ditumbuhi pepohonan rindang yg umurnya (kayanya) dah puluhan tahun. di tempat ini juga ‘rame’ banget sama suara burung. padahal gak kelihatan burungnya. jadi sangat menyenangkan
dari sini juga kelihatan Macau Tower. hari itu suasana sedikit berkabut jadi hasil fotopun agak kabur
lanjut jalan, akhirnya sampe di Macau Tower dengan kebelet kencing yang sangat. hahahaha
segala urusan foto ditahan sampai beres urusan WC. di Macau Tower saya sempat disuguhi pemandangan orang bungy jump. sayang karena telat sadar saya gak sempat take picture. padahal jarang orang yg bungy jump loh, mahal sih. sampe 3 juta Rp lebih untuk 2x lompat dari tower bungy tertinggi di dunia ini :D 
dari Macau Tower transport agak susah, ini sudah saya rasakan sebelumnya waktu kesini sama teman, makanya awalnya saya agak aras2an kesini, tapi karena saya belum punya foto disini, saya belain.
tapi saya perhatiin ada perubahan dari terakhir saya datang, yaitu sekarang ada shuttle bus gratis dari salah satu hotel (saya lupa nama hotelnya), cuma busnya gak setiap 10 atau 15 menit datang, gak seperti kalau di ferry terminal yang suangat cepat. saya tunggu2 kok busnya gak nongol2. juga gak kelihatan bus stopnya. saya jadi ga sabaran deh. akhirnya saya naik bus bayar saja.
saya harus naik bus 2x, karena seperti saya ceritakan diatas, Macau Tower ini pemberhentian terakhir sebelum masuk kandang. so di bus terminal saya turun dan naik lagi bus yang bernomor sama untuk pergi ke daerah tengah kota, alias alun2 kota, alias San Ma Lo atau bahasa resminya Senado Square (tapi kalo naik taksi jangan sekali2 nyebut senado square yah, pasti kagak paham deh. mending ngomong San Ma Lo, walopun pake aksen ngawur dan salah2, tapi tukang taksinya pasti lebih ngerti)
disini saya cuma jalan dikit aja, gak mampir2 ke reruntuhan St Paul’s (Ruins of St Paul’s) yang suangat terkenal itu, dikenal anak2 indo dengan sebutan Gereja Tua, karena berapa kali saya ke Macau, pasti pake mampir kesini. udah bosen. hehe :p
saya masuk ke outlet Hang Ten, tapi ternyata muahal. masuk ke Giordano. waduh! harga jaket di HK cuma $139, di Macau kok $249??? wes, saya kukut keluar masuk outlet di Macau, kayanya murah juauh di HK deh harganya :p
sudah malam, sayapun lapar dan saya decided kali ini pengen mewah dikit so makan pizza hut. hehe.
pesan 3 macam, yaitu bruschetta (oh maafkan lagi, saya dah malas ngecek spelling) ikan tuna bakar (baked), tortilla seafood, dan kentang goreng saos sweet garlic. semuanya menu baru utk saya, dan semua uenaks!!! sumpah, ada kesempatan lagi saya mau makan lagi di HK. hehe.
saya jalan jalan lagi sekitar kompleks San Ma Lo. coba jalan sampe ke ujung2 dan mblusuk2. dan setelah itu saya merasa perlu ngecharge hape so masuk ke Starbuck, pesan 1 gelas dan duduk juga tidur2 ayam sampe waktunya dia tutup. bwahahahaha.
sebenarnya rencana awal saya tuh di macau nginep semalam di rumah teman, tapi apa mau dikata, tiba2 saja teman saya kena depak dari macau dan harus keluar dari sana. jadilah saya tidak berteman. so mbambung deh :p tapi dont worry, mbambung di macau aman kok. hehe.
awalnya saya ngincer Mcd. tapi oh tapi, ternyata Mcd disini gak buka 24jam
akhirnya saya pergi ke casino/hotel terdekat, yaitu Lisboa. bertahan deh disana sampe pagi. dengan modal $20 biar dapat duduk di depan mesin jackpot. padahal saya gak tau cara mainnya. cuma asal pencet sambil merem2. hehehe.
pagi menjelang, saya numpang gosok gigi dan cuci muka di toilet. absen mandi deh. cukup ganti daleman. hehhehe (nikmatnya musim dingin) :p
kali ini saya cari bus yang menuju ke Mong Ha Hill. karena disana saya pikir ada yg namanya Guia Fortress. tapi sampe disana saya baru sadar kalo saya salah baca peta. disana yg ada bukan Guia Fort, tapi tempat sembahyang plus musium gitu
dari situ saya cari2 yang namanya Mong Ha Park. agak bingung karena gak ada bayangan tempatnya gimana. cuma orang2 bilang tempatnya guede.
saat nemu, akupun tersikap akan taman yang keren ini. strukturnya yang horisontal. jadi gedenya itu manjat2. karena struktur tanahnya macau mirip dengan HK, yaitu bukit/gunung. jadi semua landscapenya terasiring deh
di taman banyak orang olah raga. kebanyakan yang setengah baya sih. ibu2 rumah tangga atau yg udah nenek kakek gitu. yg muda2 masih sibuk ngadem di casino kali ya ^__^
satu lagi yang aku nemu di macau yaitu dia sediain alat olah raga yg dijual di tivi dengan harga supermahal dengan gratisan. plus tentu view keren dan udara bersih taman dimana alat olah raga itu ditanam
Mong Ha juga merupakan lokasi institute pariwisata, kalau senin-jumat selalu dibuka restoran dimana yg masak adalah murid2 sekolah itu (praktek), sayangnya waktu kesana adalah hari sabtu jadi ya tutup :p
dari sini, akhirnya aku baca peta lagi dan kali ini cari bener2 dimana letaknya Guia Fort itu. dan ternyata gak jauh2 dari lokasi aku sekarang. kalo dipeta sih, cuma diujung jalan aja :p
aku cari bus yg menuju kesana. tapi oh tapi (mengapa begitu banyak TAPI di tulisan ini????hehhe) kok di bus stopnya gak ada nomor bus ini (nomor bus 32). ternyata dari pengumuman yang dipasang disitu, terlihat kalo rute bus di pindah. coba kalian lihat pengumuman super keren ini.
hahaha,
di macau memang jangan harap nemuin tulisan inggris. suangat juarang!
semua pengumuman dalam bahasa cina dan portugis. padahal penduduknya gak ada yg bisa bahasa portugis. cuma demi pariwisata aja. mempertahankan tradisi penjajahan
tapi dengan keahlian pengawuran saya (kan bahasanya mirip2 inggris mbeleot tuh. hihi), sayapun mengira2 bahwa bus nomor ini telah dialihkan ke Avenida de Horta Costa. untunglah tebakan benar :p
tapi oh tapi (cieeeeeeeh, dia nongol lageeee), karena rute bus berubah, sayapun jaga2 jikalau bus tidak melewati tempat tujuan saya. so saat pintu terbuka saya naik dan tanya supir. tapi dasar supir itu apa gak bisa baca peta ya. masa semua supir yg saya tanya semua bilang tulisannya kekecilan dan minta saya bacain. lah saya gak bisa baca cinanya pak. saya ngomong ingris, ente gak ngerti. duh payah
supir bus no 1, dia gak sabar dan bilang gak lewat. ya udah saya turun. dan karena di peta itu tempat Guia Fort CUMA di ujung jalan. jadi sayapun jalan kakilah. tapi begitu ada bus no 32 lewat lagi sayapun iseng naik dan tanya lagi. kali ini dapat supir yg baik dan sabar lihatin peta saya. dan dia bilang. oh, tempat itu udah di depan mata, jadi kamu mending ga usah naik bus. oh, pak supir, kamu emang baik hati, walopun kamu menolak saya naik bus kamu, padahal kaki saya udah cape rasa mau putus. hehehehe.
saya jalan lagiiiiiii (duuuuuh, mana ya tempatnya????)
sampe di pertigaan, saya ke kanan, karena lihat peta kayanya emang harus ke kanan. agak terkejut lihat suhu hari itu yang cuma 11 derajat!!ace gile, makanya dari tadi menggigil. mana pake jaket juga cuma yg medium tebelnya :p
saya terus jalan di sepanjang Estrada da Vitoria yang merupakan daerah ‘sekolahan’
belok kiri dari jalan victoria, saya menemukan tanda kesuksesan, yaitu Hotel Guia, yang saat saya cek di peta letaknya di BAWAH benteng Guia. OMG! saya dah jalan jauh ke bawah?!?!?!?!?!! UGH, naik naik naik deeeeeeeh. paling tidak pada saat itu saya udah nemu papan yang berkata Forte de Guia, kesono!!! jadi saya semangat lagi. karena kali ini pasti gak pake nyasar deh. hehe.
walopun jalan naik, lumayan bikin tambah cuape. saya naik pelaaaaaan, pelaaaaaan banget. kalah sama sekeliling yg pada naik taksi atau sepeda motor (ya jelaslaaaaaaaah. hahahaha).
sampe diatas, ternyata tempat ini setali tiga uang sama taman Mong Ha. yaitu tempat orang jogging
tempat ini dulunya adalah Benteng Guia kan, dari jaman perang Macau. nah sekarang areanya diperluas menjadi taman, dimana disitu juga ada tempat konservasi binatang dan kembang2. selain benteng Guia disitu juga ada sedikit bunker jaman perang yang dibuka gratis utk umum. dalamnya gak terlalu panjang dan banyak hal. tapi bersih dan cukup menggambarkan masa perang dulu dengan banyaknya foto dan deskripsi keadaan masa silam.
untuk jalan keluar dari daerah Guia, saya pilih menggunakan kereta gantung. cukup $2 untuk sekali jalan, saya duduk sendirian aja di kereta gantung yg mungil itu. walopun saya gak suka sama yg namanya kereta gantung (baca: takut. hhehe) tapi ditahan2 lah. cuma sebentar kok. 10 menit juga ga ada. sampelah saya dibawah.
dari situ saya naik bus bayar kembali ke Macau Ferry Terminal. lalu saya ambil bus gratis Venetian. have lunch disana. lalu ambil bus gratis ke Taipa Ferry Terminal.
dalam ferry lagi2 saya tertidur pulas setalah makan antimo, sampai di HK tanpa kurang satu apapun selain isi dompet yg pas habisnya. hehe.
nb.
liburan kali ini kesannya lumayan mendalam karena saya benar2 jadi turis kesasar. sampe2 orang2 yang sempat bercakap2 sama saya pada keheranan, kenapa turis dari indo kok nyasar sampe ke pelosok macau gitu. hahahaha.
lalu saya juga agak heran sama reaksi orang2 yang gak cuma satu-dua. yaitu mengenai saya yang self-potrait pake tripod. nah saya pasti pake timer donk. saat saya lagi gaya di depan camera, kok ya selalu ada orang yang iseng ngeliat ke layar display kamera saya dan berkata ‘ok wooo, nice’ sambil ngacungin jempol. dueh, Pak/Mbak, saya juga tau kalo saya ok. tsah!!!!
oh iya, setelah turun dari kereta gantung, saya berada di Flora Garden, dan betapa KAGETnya saya waktu lihat kalau jalan ini adalah jalan pertigaan yang tadi saya lalui!!!!! apakah kalian bisa melihat diujung gambar ada kelihatan papan dengan tulisan warna hijau/merah? nah itu kan papan informasi suhu hari ini yang tadi saya lalui!!! jadi waktu pertigaan tadi harusnya saya ke KIRI, bukan ke kanaaaaaaaaaaaa!!!!! >:p hahahahaha.
nothing teach u better than pengalaman kan

























wahh asikkkk
Komentar oleh reena — Desember 26, 2011 @ 11:41 am